|
Detail Product
| DETAIL NEWS |
| |
Jika Anda bodoh, itu bukan salah Google Tanggal: 23 Februari 2010 11:40 Wib.
 Jawaban tersebut itu diajukan sebagai reaksi terhadap penulis Nicholas Carr dalam cover story The Atlantic Monthly edisi 2009 - "Apakah Google Membuat kita Bodoh?"
Nicholas Carr adalah penulis di bidang sosial, ekonomi dan implementasi bisnis bidang tekhnologi, Carr adalah penulis Wall Street Journal bestseller The Big Switch: Rewiring the World, from Edison to Google.
Carr berpendapat bahwa kemudahan pencarian online dan aktifitas browsing dapat membatasi kemampuan mentalnya.
Menurut penelitian bersama yang dilakukan oleh Pew Internet & American Life Project dan Elon University Internet Center, sebagai reaksi atas pernyataan kontroversi Carr's, tiga dari empat orang yang disurvei mengatakan mereka berpikir menggunakan Internet adalah membuat kita lebih cerdas, bukan lebih bodoh,
Sebagian besar orang dalam survei tidak setuju terhadap pernyataan Carr's yang mengatakan aktifitas googling dan browsing menyebabkan penurunan IQ, bahkan menurut penelitian, 76% dari semua orang yang disurvei mengatakan bahwa pada tahun 2020, intelijen akan ditingkatkan dengan kemudahan akses informasi, dan bahwa orang akan menjadi lebih cerdas dan membuat pilihan yang lebih baik. Hanya 21% mengatakan internet dapat menurunkan IQ .
Carr, menanggapi survei, dia tetap dalam pendiriannya dan mengatakan."Saya merasa terdorong untuk setuju dengan diriku sendiri," ia menulis dalam sebuah respons yang menanggapi hasil survei. "Tapi aku ingin menambahkan bahwa efek internet pada kehidupan intelektual kita tidak diukur hanya dengan nilai IQ rata-rata.Internet menyebabkan tekanan terhadap tingkat intelegensia, dan menghilangnya kedalaman pemikiran kita. "
Sumber :
http://www.computerworld.com/www.nicholasgcarr.com
|
| |
| [ Close ] |
| |
|
|
|